Kamis, 01 Mei 2014

METODE PENELITIAN DAN PENELITIAN SAMPEL



METODE PENELITIAN DAN PENELITIAN SAMPEL
(Dharminto)

Penelitian (research) merupakan rangkaian kegiatan ilmiah dalam rangka pemecahan suatu Permasalahan.Jadi penelitian merupakan  Bagian dari usaha pemecahan masalah.  
 Fungsi   penelitian   adalah   mencarikan   penjelasan   dan   jawaban   terhadap permasalahan serta Memberikanalternatip   bagi   kemungkinan   yang   dapat   digunakan untuk   pemecahan   masalah.   Penjelasan   dan   jawaban   terhadap   permasalahan   itu   dapat bersifat abstrak dan umum sebagaimana halnya dalam penelitian dasar (basic research)
dan   dapat   pula   sangat   konkret   dan   spesifik   seperti   biasanya   ditemui   pada   penelitian terapan (applied research).

Penelitian dasar biasanya tidak langsung memberikan informasi yang siap pakai untuk   penyelesaian   permasalahan   akan   tetapi   lebih   menekankan   bagi   pengembangan model   atau   teori   yang   menunjukkan   semua   variable   terkait   dalam   suatu   situasi   dan berhipotesis   mengenai   hubungan   di   antara   variable­variabel   tersebut.   Oleh   karena   itu tidak  jarang pemecahan  permasalahan  baru  dapat   dicapai  lewat pemaduan  hasil beberapa penelitian yang berkaitan.

1.        Karakteristik Penelitian
Penelitian (ilmiah) mempunyai delapan karakteristik utama yaitu : ada tujuan, ada
keseriusan,   dapat   diuji,   dapat   direplikasikan,   mengandung   presisi   dan   keyakinan,
obyektif, berlaku umum dan efisien.
a.    Ada tujuan.
Penelitian harus mempunyai tujuan yang jelas. Suatu penelitian dimaksudkan untuk
dapat   membantu   pemecahan   masalah.   Walaupun   penelitian   tidak   memberikan jawaban   langsung   terhadap   permasalahan   akan   tetapi   hasilnya   harus   mempunyai
kontribusi   dalam   usaha   pemecahan   masalah.   Hasil   penelitian   harus   memberikan penjelasan   akan   fenomena   yang   menjadi   pertanyaan   penelitian   dan   harus   dapat
melandasi   keputusan   serta   tindakan   pemecahan   permasalahan.   Oleh   karena   itu penelitian memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekedar melihat hubungan yang terjadi  di antara variabel  atau gejala yang diteliti. Penelitianpun mempunyai tujuan yang   lebih   dalam   daripada   sekedar   memperlihatkan   perbedaan   yang   ada   di   antara kelompok-kelompok subyek yang terlibat sebagai sampel.

b.    Ada keseriusan. 
Keseriusan dalam penelitian berarti ada kehati-­hatian, ketelitian, dan ada kepastian. Untuk   itu    diperlukan   adanya   dasar   teori   yang   baik   dan   rancangan   penelitian   yang  mantap   sehingga   keseriusan   penelitian   meningkat   pula.   Oleh   karena   itu   penelitian harus didasarkan   pada  jumlah   sampel yang  cukup yang  dipilih dengan  metode yang benar dan daftar pertanyaan harus disusun secara tepat.

c.    Dapat diuji.
Suatu   penelitian   sebaiknya   menampilkan   hipotesis   yang   dapat   diuji   dengan
menggunakan   metode   statistik   tertentu.   Pengujian   ini   didasarkan   atas   pengalaman­ pengalaman lembaga lain dan juga atas dasar hasil penelitian sebelumnya. Dari hasil uji  hipotesis itu dapat ditemukan apakah hipotesis itu ditolak atau tidak ditolak.

d.   Dapat direplikasikan
Hasil   suatu   penelitian   tercermin   dari   hasil   uji   hipotesis.   Hasil   uji   hipotesis   yang merupakan   penemuan   penelitian   itu   harus   berkali­kali   didukung   dengan   kejadian yang sama apabila penelitian itu dialkukan berulang­ulang dalam kondisi yang sama.
Kalau hal itu terjadi (penemuan yang sama dalam kondisi berulang kali terjadi), maka kita mempunyai keyakinan bahwa penelitian kita itu bersifat ilmiah. Dengan kata lain
hipotesis kita itu tidak ditolak bukan karena kebetulan. 

e.    Presisi dan Keyakinan.
Dalam   penelitian   sosial,   ekonomi   dan   manajemen   jarang   sekali   kita   menemukan  kesimpulan  yang pasti atas  dasar data yang  kita kumpulkan  karena kita tidak  mungkin mempelajari   hal-­hal   yang   bersifat   keseluruhan   (populasi)   yang   ada   di   dalam masyarakat. Kita hanya dapat mempelajari sebagian dari keseluruhan itu (sampel) dan
menarik kesimpulan atas dasar sampel tersebut. Kemungkinan besar sampel yang kita ambil tidak mencerminkan sifat­sifat yang pasti dari gejala­gejala yang kita pelajari.
Namun   kita   ingin   merancang   suaru   penelitian   sedemikian   rupa   sehingga
penemuannya   mendekati   kebenaran   (presisi   tinggi)   dan   kita   dapat   memiliki keyakinan (confidence) terhadap penemuan tersebut. Presisi   menunjukkan   seberapa   dekat   penemuan   itu   terhadap   realita   (atas   dasar sampel  yang digunakan).  Dengan kata lain  presisi   mencerminkan  derajat  kepastian dari   penemuan   terhadap   gejala   yang   dipelajari.   Sebagai   contoh   kalau   kita memperkirakan  jumlah  rata­rata  hari  yang hilang  karena  tidak  hadir kerja  berkisar antara   35   dan   45   hari,   dan   terbukti   angka   ketidak   hadiran   kerja   yang   sebenarnya
adalah 35 hari, maka perkiraan kita akan lebih tepat (precise) dibandingkan perkiraan
rata­rata hari hilang karena ketidakhadiran antara 20 dan 50 hari per tahun. Angka
perkiraan   ini   disebut   dengan   confidence   interval,   dan   inilah   yang   dimaksudkan
dengan presisi.
Selanjutnya   keyakinan   (confidence)   menunjukkan   kemungkinan   dari   kebenaran
estimasi yang dilakukan. Hal estimasi tidak hanya perlu tepat tetapi juga dikatakan bahwa   95   %   dari   seluruh   kesempatan   yang   ada   akan   ditemukan   bahwa   hasil penelitian benar dan 5 % menyatakan bahwa penemuan tidak benar. Pada umumnya penemuan itu diterima da biasanya dinyatakan sebagai derajat kepastian (significance
level)   sebesar   5   %.   Semakin   tepat   dan   meyakinkan   sasaran   penelitian   kita   akan
semakin   ilmiah   penyelidikan   yang   dilakukan   semakin   berguna   pula   hasil
penelitian itu.

f.     Obyektivitas.
Kesimpulan yang diambil oleh suatu penelitian harus bersifat obyektif, artinya harus
didasarkan pada fakta yang diperoleh dari data aktual dan bukan atas dasar penilaian subyektif   dan   emosional.   Kalau   kesimpulan   hanya   didasarkan   atas   apa   yang dipercaya oleh penelitian itu sendiri tidak diperlukan lagi tetapi hal ini tidak dapat
dibenarkan

g.    Berlaku umum.
Hasil penelitian yang berlaku umum menunjuk pada cakupan dari ada tidaknya hasil
penelitian itu diterapkan dalam berbagai keadaan. Semakin luas cakupan penerapan
yang   dapat   ditimbulkan   oleh   hasil   penelitian   itu   akan   semakin   berguna   penelitian
tersebut bagi mereka yang menggunakannya. Jadi semakin berlaku umum hasil suatu
penelitian   akan   semakin   berguna   penelitian   tersebut.   Sesungguhnya   tidak   banyak
hgasil penelitian yang dapat diberlakukan secara umum untuk keadaan dan organisasi
yang   berbeda­beda   ataupun   di   tempat   yang   berbeda.   Hal   ini   memerlukan   syarat
ketelitian dalam rencana pengambilan sampel maupun metode penelitiannya.

h.Efisien.
Kesederhanaan dalam menjelaskan gejala­gejala yang terjadi dan aplikasi pemecahan
masalahnya   seringkali   lebih   disukai   daripada   kerangka   penelitian   yang   kompleks
yang menunjukkan sejumlah variabel yang sulit untuk dikelola. Jadi efisiensi dapat
dicapai   bila   kita   dapat   membangun   kerangka   penelitian   yang   melibatkan   sedikit
variabel namun dapat menjelaskan suatu kejadian daripada dengan banyak variabel
tetapi   hanya   sedikit   menjelaskan   variasi   dari   variabel   atau   gejala   yang   ingin
dijelaskan.
Walau kita mempelajari berbagai syarat atau karakteristik penelitian yang ilmiah,
tetapi dalam kenyataannya tidak mudah untuk melakukan penelitian yang demikian itu.
Hal   ini   disebabkan   oleh   berbagai   hal   diantaranya   bila   kita   ingin   mengkuantifikasikan
perilaku manusia, khususnya bila kita melibatkan unsur subyektivitas seperti perasaan,
emosi,  tingkah  laku dan  persepsi.  Jadi kita  tidak  selalu  dapat  memenuhi  kriteria  yang
disyaratkan   oleh   suatu   penelitian   ilmiah,   khususnya   mengenai   dapat   tidak
dibandingkannya hasil penelitian, konsisten tidaknya hasil penelitian dan dapat tidaknya
diberlakukan secara umum.
Tahap-­tahap Penelitian
Pada umumnya suatu penelitian dapat diperinci dala tujuh tahap yang satu sama
lain   saling   bergantung   dan   berhubungan.   Dengan   kata   lain   masing­masing   tahap   itu
saling mempengaruhi dan dipengaruhi  oleh tahap­tahap yang lain. Kesadaran terhadap
keadaan ini membuat seorang peneliti lebih bijaksana dalam mengambil keputusan pada
setiap tahap penelitian. Adapun tujuh tahap itu sebagai berikut :
a.Perencanaan
Perencanaan meliputi penentuan tujuan yang ingin dicapai oleh suatu penelitian dan
merencanakan   strategi   umum   untuk   memperoleh   dan   menganalisa   data   bagi
penelitian itu. Hal ini harus dimulai dengan memberikan perhatian khusus terhadap
konsep.dan   hipotesis   yang   akan   mengarahkan   peneliti   yang   bersangkutan   dan
penelaahan   kembali   terhadap   literatur   termasuk   penelitian   yang   pernah   dilakukan
orang   sebelumnya   yang   berhubungan   dengan   judul   dan   masalah   penelitian   yang
bersangkutan. Tahap ini merupakan tahap penyusunan “term of reference” (TOR).
b.Pengkajian secara teliti terhadap rencana penelitian.
Tahap ini merupakan pengembangan dari tahap perencanaan. Di sini disajikan lagi
latar belakang penelitian, permasalahan, tujuan penelitian, hipotesis serta metode atau
prosedur analisis dan pengumpulan data. Tahap ini meliputi pula penentuan macam
data yang diperlukan untuk mencapai tujuan pokok penelitian. Tahap ini merupakan
tahap penyusunan usulan proyek penelitian.
c.Pengambilan contoh (sampling).
Ini adalah proses pemilihan sejumlah unsur / bagian tertentu dari suatu populasi guna
mewakili seluruh populasi itu. Dalam tahap ini peneliti harus secara teliti membuat
definisi   atau   rumusan   mengenai   populasi   yang   akan   dikaji.   Rencana   pengambilan
contoh   itu   terdiri   dari   prosedur   pemilihan   unsur­unsur   populasi   dan   prosedur
menjadikan  atau mengubah data  dari hasil sampel untuk memperkirakan  sifat­sifat
seluruh   populasi.   Tantangan   yang   harus   dihadapi   dalam   penyusunan   rencana
pengambilan   contoh   ini   adalah   bagaimana   kita   dapat   mengikuti   sedemikian   rupa
prosedur yang kita miliki dengan keadaan setempat dan dengan sumber daya yang
tersedia   sementara   tetap   mempertahankan   kebaikan   atau   keuntungan   dari   sample
survey.
d.Penyusunan daftar pertanyaan.
Ini merupakan proses penterjemahan tujuan­tujuan studi ke dalam bentuk pertanyaan
untuk mendapatkan jawaban yang berupa informasi yang dibutuhkan. Sebenarnya ini
merupakan proses coba­coba (trial and error) yang membutuhkan waktu yang cukup
lama. Hal yang perlu diperhatikan adalah jumlah dan macam pertanyaan serta urutan
dari masing­masing pertanyaan. Tidak ketinggalan pula adalah upaya bagaimana agar
orang­orang   yang   diwawancarai   (responden)   dengan   senang   hati   mau   menjawab
pertanyaan­pertanyaan yang diajukan dan tetap senang dalam memberikan jawaban­
jawaban.
e.Kerja lapangan.
Tahap   ini   meliputi   pemilihan   dan   latihan   para   pewawancara,   bimbingan   dalam
wawancara serta pelaksanaan wawancara. Ini dapat meliputi pula berbagai tugas yang
berhubungan dengan pemilihan lokasi sampel dan pretesting daftar pertanyaan. Kerja
lapangan   ini   tidak   akan   diperlukan   bila   kita   menggunakan   cara   wawancara   lewat
telepon atau surat.
f. Editing dan coding. 
Coding adalah proses memindahkan jawaban yang tertera dalam daftar pertanyaan ke
dalam berbagai kelompok jawaban yang dapat disusun dalam angka dan ditabulasi.
Editing   biasanya   dikerjakan   sebelum   coding   agar   pelaksanaan   coding   dapat
sesederhana mungkin. Editing juga meneliti  lagi daftar pertanyaan  yang telah  diisi
apakah yang ditulis di sitibenar atau sudah sesuai dengan yang dimaksud.
g. Analisis dan laporan.
Ini meliputi berbagai tugas yang saling berhubungan dan terpenting pula dalam suatu
proses penelitian. Suatu hasil penelitian yang tidak dilaporkan atau dilaporkan tetapi
dengan cara yang kurang baik tidak akan ada gunanya. Tugas yang dikerjakan pada
tahap ini ialah penyajian tabel­tabel dalam bentuk frekuensi distribusi, tabulasi sialng
atau   dapat   pula   berupa   daftar   yang   memerlukan   metode   statistik   yang   kompleks
kemudian interpretasi dari penemuan­penemuan itu atas dasar teori yang telah  kita
ketahui
        (1) Observasi                                                                    (2) Pengumpulan Data
                                                             (3)
                                                Perumusan Masalah
                                                             (4)
 Penyusunan                           Menyusun Kerangka
 Usulan Proyek                                 Teori
                                                             (5)
                                               Membentuk Hipotesis
                                                           dan
                                                  Tujuan Penelitian
                                                             (6)
                                               Menyusun Rancangan
                                                       Penelitian
                                             (Termasuk “sampling”)
                                                             (7)
Pelaksanaan                     Pengumpulan Data, Analisis,
Penelitian                                  dan Interpre
                                                             (8)
                                                     Kesimpulan
                                          Gambar : Proses Penelitian

Jenis Penelitian
Penelitian   dapat   diklasifikasikan   dalam   berbagai   cara   atau   sudut   pandang.
Menurut  pendekatan  analisisnya  penelitian  dibagi  atas dua  macam  yaitu  (a) penelitian
kuantitatif dan (b) penelitian kualitatif.
Penelitian dengan pendekatan kuantitatf menekankan analisisnya pada data­data
numeric   (angka)   yang   diolah   dengan   metoda   statistika.   Pada   dasarnya,   pendekatan
kuantitatif dilakukan pada penelitian inferensial (dalam rangka pengujian hipotesis) dan
menyandarkan   kesimpulan   hasilnya   pada   suatu   probabilitas   kesalahan   penolakan
hipotesis   nihil.   Dengan   metoda   kuantitatif   akan   diperoleh   signifikansi   perbedaan
kelompok   atau   signifikansi   hubungan   antar   variable   yang   diteliti.   Pada   umumnya
penelitian kuantitaif merupakan penelitian sample besar.
Penelitian dengan pendekatan kualitatif lebih menekankan analisisnya pada proses
penyimpulan   deduktif   dan   induktif   serta   analisis   terhadap   dinamika   hubungan   antar
fenomena yang diamati dengan menggunakan logika ilmiah. Hal ini bukan berarti bahwa
pendekatan   kualitatif   sama   sekali   tidak   menggunakan   dukungan   data   kuantitatif   akan
tetapi   penekananya   tidak   pada   pengujian   hipotesis   melainkan   pada   usaha   menjawab
pertanyaan   penelitian   melalui   cara­cara   berfikir   formal   dan   dan   argumentatif.   Banyak
penelitian kualitatif yang merupakan penelitian sample kecil.
Bila   dilihat   dengan   kedalaman   analisisnya,   jenis   penelitian   terbagi   atas   (a)
penelitian deskriptif dan (b) penelitian inferensial.
Penelitian   deskriptif   melakukan   analisis   hanya   sampai   taraf   deskripsi   yaitu
menganalisis dan menyajikan fakta secara sistematik sehingga dapat lebih mudah untuk
difahami dan disimpulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang
benar mengenai subyek yang diteliti. Kebanyakan pengolahan datanya didasarkan pada
analisis persentase dan anlisis kecenderungan (trend) tanpa mengkaitkan dengan  keadaan
populasi dimana data tersebut diambil.
Penelitian   inferensial   melakukan   analisis   hubungan   antar   variable   dengan
pengujian hipotesis. Dengan demikian kesimpulan penelitian jauh melampaui sajian data
kuantitatif   saja.   Dalam   penelitian   inferensial   kita   dapat   berbicara   mengenai   besarnya
peluang kesalahan dalam pengambilan kesimpulan.
Penelitian Sampe

Seperti   telah   disinggung     di   halaman   terdahulu,   pada   kenyataannya   banyak
penelitian dilakukan menggunakan sampel walaupun jenis penelitiannya termasuk dalam
penelitian   deskriptif   yang   tentunya   tidak   memerlukan   generalisasi   hasil.   Alasan
penggunaan sampel dalam penelitian lebih ditujukan ke arah penghematan yang dikaitkan
dengan   pengambilan   datanya   di   lapangan   yang   seringkali   memakan   banyak   waktu,
tenaga dan beaya.
Penggunaan metode pengambilan sampel yang kurang tepat masih sering terjadi.
Penentuan   sampel   secara   non   random   (bukan   acak)   masih   digunakan   pada   penelitian
inferensial   karena   alasan   kepraktisan   dan   kemudahan   dalam   pelaksanaan   di   lapangan.
Tidak jarang pula penelitian yang menggunakan seluruh anggota populasi sebagai subyek
penelitian  juga  dilakukan  karena  jumlahnya  yang  tidak  terlalu  banyak  sehingga  masih
mampu untuk menjangkau dan mengelola datanya.
Oleh   karena   itu   mulai   sekarang   perlu   disadari   kembali   untuk   menggunakan
sampel yang tepat sesuai dengan jenis penelitian yang akan digunakan dan tata cara yang
berlaku untuk pengambilan sampel yang benar. Hal ini disebabkan bahwa pengambilan
sampel merupakan tindakan yang sangat penting sebab kesalahan memilih metode atau
cara pengambilan anggota sampel akan berakibat pada kesimpulan yang akan dibuat.
Sampel merupakan sejumlah subyek yang dianggap mewakili populasinya. Sifat­
sifat yang dimiliki  oleh populasinya seyogyanya dimiliki  pula  oleh sampel yang telah
diambil. Ada yang mengatakan bahwa sampel itu sebagai miniatur dari sebuah populasi,
sehingga secara proporsional sifat populasi itu akan tergambar dalam sampel.
Yang   sangat   menentukan   adalah   seberapa   cermat   peneliti   mampu   mengenali
populasi yang akan digunakan dalam penelitiannya. Sehingga penentuan batas populasi
harus   ditetapkan   menurut   ruang   dan   waktunya.   Dan   populasi   tersebut   nantinya   akan
dijadikan   sebagai   sasaran   pemberlakuan   hasil   yang   telah   diperoleh   dari   sampel
menggunakan   teknik   inferensial   yang   dipilih.   Homogenitas   atau   keseragaman   sebuah
populasi   menentukan   semakin   mudahnya   pengambilan   sampel.   Namun   diakui   bahwa
homogenitas   untuk   subyek   penelitian   manusia   itu   tidak   bisa   diperoleh   begitu   saja
melainkan   harus   diupayakan   dengan   seksama.   Walaupun   tidak   bisa   diperoleh   secara
penuh, paling tidak telah diperoleh kondisi populasi yang lebih homogen dari sebelumnya
sehingga penentuan metode pengambilan sampel menjadi lebih terarah.
Dalam proses pengambilan sampel akan ditetapkan besar sampel minimal yang
diperlukan dan penentuan atau pengambilan sampel dari populasinya. Dua hal ini sangat
berkaitan,   mengingat   jumlah   sampel   yang   cukup   tetapi   tidak   tepat   dalam   mengambil
anggota sampel dari populasinya berakibat tidak terwakilinya populasi. Sebaliknya juga
jumlah sampel terlalu kecil tidak akan menjangkau sifat­sifat yang dimiliki oleh populasi
dan berarti pula tidak terwakili dan jelas penentuan anggota sampel tak bisa dilakukan
dengan baik dari populasinya.
Rumus   untuk   menghitung   jumlah   sampel   minimal   banyak   ditulis   namun   harus
hati­hati  pemilihan  rumus tersebut  karena  harus disesuaikan  dengan  situasi yang  tepat
misalnya   jenis   penelitiannya,   homogenitas   populasinya   dan   seberapa   upaya   untuk
membuat homogen populasi yang digunakan.

Demikian  telah  disampaikan  beberapa hal dasar tentang penelitian  ilmiah  yang
akan   mengingatkan   kita   semua   manakala   akan   melakukan   penelitian   utamanya   yang
menggunakan sampel untuk subyek penelitiannya.
­­­oOo



Sumber :
http://www.google.com/imgres?imgurl=http%3A%2F%2F3.bp.blogspot.com%2F-sZeDYKG39tQ%2FUJRcjI6qmjI%2FAAAAAAAAAQI%2FesB9OyzBZNo%2Fs1600%2FResearch.jpg&imgrefurl=http%3A%2F%2Fganjarruntiko.blogspot.com%2F2012%2F11%2Fpenelitian-sosial.html&h=900&w=900&tbnid=ewtyALF3yyByXM%3A&zoom=1&docid=rR-ZJehY5do4uM&ei=p_VhU4-rO8nNrQem24AY&tbm=isch&ved=0CIEBEDMoJjAm&iact=rc&uact=3&dur=838&page=2&start=18&ndsp=23&biw=1252&bih=618 
http://contohskripsi-makalah.blogspot.com/2012/06/apa-yang-dimaksud-metode-dan-metodologi-penelitian-dan-perbedaannya.html


Ditulis Oleh : Unknown // 00.38
Kategori:

10 komentar:

  1. Artikel yang menarik.. Kunjung balik ya di http://onlyprint.wordpress.com

    BalasHapus
  2. There are many opportunities for online tutors in subjects ranging from mathematics to language. Possible students are many and varied. You might teach your native language to people living in other countries via VoIP. Another possibility is to tutor schoolchildren, high schoolers or college students in a subject in which you specialize. Sabung ayam online Sbobet can work with an online tutoring agency or set up your own website Sbobet to begin.

    BalasHapus
  3. Cuma di ayam berlaga Laga ayam paling spektakuler, silakan hubungi kami di BBM: BOLAVITA / WA: +6281377055002

    BalasHapus
  4. BONUS FREECHIP HARIAN!

    CemePoker merupakan agen Poker Online, Domino, Ceme, dan Capsa yang menyediakan berbagai banyak game dengan 1 user ID saja dan cemepoker di anugerahkan sebagai agen judi poker dengan rating win tertinggi.
    Cemepoker menjamin 100% keamanan para membernya serta pemain Poker kami DIJAMIN 100% Player VS Player.
    Jangan lupa nantikan bonus menarik setiap bulannya dan bonus referal seumur hidup.

    Baca juga :
    https://www.pokerceme.org/fakta-fakta-kartu-remi-yang-belum-anda-ketahui/
    https://www.pokerceme.org/tag/agen-poker/
    https://www.pokerceme.org/tips-jitu-meraih-kemenangan-dalam-game-poker-online/

    Ayo sekarang di pokerceme.org

    BalasHapus
  5. PROMO BONUS DEPOSIT NEW MEMBER INDOKARTU

    Minimal Deposit!

    === 7 Permainan 1 USER ID ===
    JUDI KARTU ONLINE & AGEN POKER ONLINE
    INDOKARTU merupakan web judi kartu online Indonesia resmi dan terlengkap dalam memberikan game poker online seperti poker online, domino online, bandar ceme online, blackjack online, Bahkan sebagai web Agen Poker Online uang asli yang memberikan transaksi dari bank BCA, BNI, BRI, Bank Mandiri, memberikan minimal deposit yang sangat murah dan memberikan hadiah jackpot setiap harinya & bisa main dengan para player dari seluruh kota yang ada di Indonesia. Main poker online terpercaya di IndoKartu

    indokartu.info

    Ayo main sekarang di indokartu.net

    BalasHapus
  6. BONUS 10% EVERY DAY

    Perwakilan Bandar Taruhan Judi Bola Sbobet Online Terpercaya dan terbaik yg menyediakan jasa layanan buat pembukaan akun permainan judi atau taruhan online terhadap anda di delegasi judi online yg berderajat International, sungguh dan terpercaya hanya di zeusbola.biz.

    Juga Sebagai Peserta Bola Sbobet Indonesia Terpercaya, ZeusBola telah berkerja sama dengan perseroan Sbobet beroperasi di Asia yg dilisensikan oleh First Cagayan Leisure & Resort Corporation, Manila-Filipina dan di Eropa dilisensikan oleh ketua Isle of Man bagi beroperasi sbg juru taruhan latihan jasmani sedunia.

    main judi deposit pakai pulsa

    Daftar sekarang hanya di Zeusbola.biz

    BalasHapus
  7. BISA DEPOSIT VIA PULSA XL

    DewaZeus adalah partner dari situs ZeusBola, yang merupakan bandar bandar taruhan judi bola, Casino, Poker, taruhan sabung ayam online S128, CF88 DewaPoker, Live Casino Agen Resmi Lisensi Filipina Paling Terpercaya di Indonesia, hanya di Zeusbola.

    Juga Sebagai Agen Bola Sbobet Indonesia Terpercaya, ZeusBola sudah berkerja sama dengan maskapai Sbobet beroperasi di Asia yang dilisensikan oleh First Cagayan Leisure & Resort Corporation, Manila-Filipina dan di Eropa dilisensikan oleh presiden Isle of Man kepada beroperasi sebagai juru taruhan olahraga sedunia.

    https://dewazeus.site/tips-penting-memilih-agen-poker-online-deposit-via-pulsa-terpercaya/
    https://dewazeus.site/situs-poker-online-deposit-via-pulsa-termurah-hanya-25rb/
    link alternatif zeusbola


    Ayo main sekarang di dewazeus.site

    BalasHapus
  8. DEPOSIT BISA VIA PULSA TELKOMSEL!

    Delegasi Bandar Taruhan Judi Bola Sbobet Online Terpercaya dan terbaik yang sediakan jasa pelayanan untuk permulaan akun permainan judi atau taruhan online untuk anda di perizinan judi online yg berkelas International, jadi dan terpercaya hanya di bolazeus.

    Sebagai Kantor Cabang Bola Sbobet Indonesia Terpercaya, ZeusBola sudah berkerja sama dengan perusahaan Sbobet beroperasi di Asia yg dilisensikan oleh First Cagayan Leisure & Resort Corporation, Manila-Filipina dan di Eropa dilisensikan oleh sang pemimpin Isle of Man bagi beroperasi sebagai juru taruhan olahraga sedunia.


    https://bolazeus.info/2018/12/31/situs-agen-taruhan-online-deposit-via-pulsa-25rb/
    https://bolazeus.info/2018/12/30/agen-betting-online-deposit-via-pulsa-telkomsel/
    https://bolazeus.info/2018/12/29/situs-agen-betting-online-deposit-pulsa-terpercaya/
    https://bolazeus.info/2018/12/28/agen-betting-online-deposit-pulsa-terpercaya-di-asia/


    Ayo daftar sekarang di bolazeus.biz

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.